Rabu, 31 Mei 2017

IPTEK



Ilmu Pengetahuan Teknologi

Hay guys IPTEK kali ini kita membahas tentang kunjungan di Taman Mini Indonesia Indah. Pusat Peragaan IPTEK ini didirikan pada tanggal 20 April 1990 dan diresmikan oleh Ir. Dr. Soeharto. Bagi yang udah pernah kesini pasti tau dong kalu di dalam gedung ini banyak peraga yang berkaitan dengan Sains dan Teknologi.
Tujuan kita kali ini melihat pameran yang ada di Pusat Peragaan IPTEK. Hmmm, kalian mau tau gak di pameran kali ini ada apa aja ?

“Disini ada 300 lebih alat peraga dan disini systemnya interaktif jadi kita mencoba alat itu sendiri tanpa diarahkan” ujar narasumber.

Alat peraga yang ada disini meliputi pengetahuan tentang fisika, matematika, biologi, fandemic, listrik, gelombang, magnet, mekanika.

Kalau tentang teknologi yang ada disini ada apa aja sih ? Kalau teknologinya seperti robotic dan transportasi guys, kalau teknologi informasi disini ternyata masih sedikit guys. Disini juga ada replica satelit palapa lho.. Kalian pasti tau kan satelit palapaitu punya Indonesia? Satelit disiniberfungsi sebagai memberi informasi pada pemerintah…

Nah kalian pasti penasaran kan pameran-pameran terbaru disini apa saja?
Pameran yang terbaru disini ada dinosaurus guys, tetapi disini baru ada softnya aja, dan nanti bakal ada tambahannya.

Semua alat peraga yang ada disini itu diperbaharui setiap setahun sekali guys, makanya di sini itu selalu ada inovasi alat peragaan yang baru.

Kalian mau tau gak guys disini ada event apa aja? Disini ada event sanis seperti roket air. Setiap tahunnya ada perlombaan roket air regional, nasional dan internasional. Kami menyelenggarakan lomba tersebut untuk mengembangkan kreatif anak tingkat SMP dalam hal fisika atau yang sering disebut dengan hukum newton.

Kuliner



KULINER KHAS BETAWI

       1.   Kerak Telor
Sebutan Kerak Telor, sudah tidak asing lagi di telingan kita. Makanan yang satu ini memang merakyat lemayan popular di kalangan masyarakat kelas menengah atas maupun menengah kebawah. Terbuat dari telur ayam atau bebek, yang dikombinasikan dengan beras ketan yang sudah diproses hingga pulen, parutan kelapa sangria, udang kering atau ebi, dan satu lagi yang tidak boleh ketinggalan yaitu taburan bawang goring agar aroma dari kerak telor semakin menggugah selera dan membuat perut menjadi lapar. 

      2.   Bir Peletok
kalau mendengar nama bir peletok, yang terbayang di benak pasti segelas beer, minuman beralkohol yang bisa bikin mabuk. Nah buat kalian yang belum tau apa itu bir peletok, disini bakalan dijelasin minuman khas betawi yang satu ini. Minuman yang terbuat dari rempah-rempah ini sangat nikmat bila diminum selagi panas. Warna merah dari batang secang dan aroma cengkeh yang menusuk hidung dijamin bakal nikin ketagihan penikmat biar asal betawi ini. Berani coba ? Silahkan main ke setu babakan.

      3.   Selendang Mayang
Kata selendang mayang diambil dari dongeng jaka tarub yang bertemu dengan 7 bidadari cantik yang salah satunya mengenakan selendang berwarna-warni. Berbeda dengan Bir Peletok, selendang mayang adalah sejenis minuman cantik dengan bahan dasar gula merah, santan, sagu aren yang dibuat seperti agar – agar biasanya berwarna merah, hijau terpadu putih dan es batu. Minuman yang beraroma pandan dan daun suji ini dapat juga dijadikan hidangan pencuci mulut dengan cita rasa manis yang khas. Dengan harga Rp 5.000/porsi dijamin sesuai isi kantong anak sekolah.

       4.   Laksa Betawi
Selain ngetop di Indonesia seperti Sumatra dan Jakarta, Laksa adalah makanan berkuah yang juga popular di Negara tetangga, Malaysia dan Singapura. Konon menurut kabar yang beredar makanan ini berasal dari orang cinayang menetap di tanah melayu. Makanan berbahan dasar bihun, tauge kecambah, daun kucai serta kuah kuning yang berasal dari rempah yang telah dihaluskan. Laksa dikenal oleh sebagian orang dengan sebutan kuah bumbu seribu, hal ini dikarenakan bumbu yang digunakan untuk membuat kuah laksa terdiri dari rempah yang beragam jenisnya.

Oke deh, kalo ente berminat jangan lupe mampir dimari KAMPUNG BETAWI SETU BABAKAN…..


R.A. KARTINI



Biografi R.A. KARTINI

Haiii… Di edisi HARPEN ini kita akan membahas Raden Ajeng Kartini atau yang lebih sering dikenal Hari Kartini. R.A. Kartini lahir pada 21 April 1879 di kota Jepara, Jawa Tengah. Dia anak seorang bangsawan yang sangat taat pada adat istiadat. Setelah lulus dari Sekolah Dasar ia tidak diperbolehkan melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi oleh orang tuanya. Dia dipingit sambil menunggu waktu untuk dinikahkan. Kartini kecil sangat sedih dengan hal tersebut, dia ingin menentang tapi gak berani karna takut dianggap anak durhaka. Untuk menghilangkan kesediahannya, dia mengumpulkan buku – buku pelajaran dan buku ilmu  pengetahuan lainnya untuk dibaca di taman bersama pembantunya.

Tiada hari tanpa membaca. Semua buku, termasuk surat kabar dibacanya. Karena buku inilah, Kartini timbul keinginannya untuk memajukan wanita Indonesia. Wanita tidak hanya didapur tetapi juga harus mempunyai ilmu. Ia memulai dengan mengumpulkan teman – teman wanitanya untuk diajarkantulis menulis dan ilmu pengetahuan lainnya.